
Setelah 25 tahun, Coventry City akhirnya kembali ke Premier League. The Sky Blues memastikan tiket promosi setelah menjalani perjalanan panjang yang sempat membawa mereka turun hingga League Two. Kini, musim 2026/27 menjadi kesempatan bagi Coventry untuk kembali bersaing di kasta tertinggi sepak bola Inggris.
Coventry City terakhir kali bermain di Premier League pada musim 2000/01. Setelah terdegradasi, perjalanan klub tidak berjalan mulus. Coventry bahkan sempat bermain di League Two pada 2016/17 sebelum perlahan bangkit dan kembali ke Championship pada 2020.
Kebangkitan tersebut akhirnya mencapai puncaknya pada musim 2025/26. Di bawah asuhan Frank Lampard, Coventry tampil konsisten sepanjang musim Championship dan memastikan promosi setelah bermain imbang 1-1 melawan Blackburn Rovers pada April 2026.
Tidak hanya promosi, Coventry juga berhasil menjadi juara Championship 2025/26. Mereka mengakhiri musim dengan 97 gol dan unggul 11 poin dari pesaing terdekat. Hasil tersebut membuat kembalinya Coventry ke Premier League terasa semakin istimewa.
Salah satu pemain penting Coventry adalah Matt Grimes. Gelandang yang juga dipercaya sebagai kapten ini menjadi pengatur permainan sekaligus salah satu ancaman dari situasi bola mati.
Brandon Thomas-Asante juga punya peran besar dalam perjalanan promosi Coventry. Ia mencetak 13 gol dan empat assist di Championship 2025/26. Produktivitas seperti ini tentu akan kembali dibutuhkan ketika menghadapi pertahanan tim-tim Premier League yang jauh lebih kuat.
Frank Lampard juga mulai membangun kedalaman skuad dengan mendatangkan beberapa pemain baru. Salah satunya adalah gelandang muda asal Ghana, Caleb Yirenkyi. Tambahan pemain di beberapa posisi menjadi penting karena kompetisi Premier League memiliki jadwal yang padat dan level persaingan yang lebih tinggi.
Kembali ke Premier League tentu menjadi pencapaian besar, tetapi mempertahankan status sebagai klub kasta tertinggi adalah tantangan berikutnya. Coventry harus beradaptasi dengan kualitas lawan yang berbeda jauh dibandingkan Championship.
Pada awal musim 2026/27, tantangan tersebut sudah terlihat. Coventry mengawali kompetisi dengan kekalahan 0-3 dari Arsenal, kemudian kalah tipis 0-1 dari sesama tim promosi, Hull City.
Lampard perlu menemukan keseimbangan antara gaya bermain menyerang yang menjadi kekuatan Coventry musim lalu dengan kebutuhan untuk lebih solid ketika menghadapi tim-tim besar. Pengalaman pemain seperti Grimes serta kontribusi Thomas-Asante akan menjadi bagian penting dari upaya mereka bertahan.
Setelah melewati perjalanan panjang dari League Two hingga menjadi juara Championship, Coventry kini punya satu pekerjaan besar: membuktikan bahwa mereka memang layak berada di Premier League.
Penantian panjang The Sky Blues akhirnya selesai. Musim 2026/27 menjadi awal baru bagi Coventry City dan para pendukungnya. Saksikan perjalanan mereka menghadapi tim-tim terbaik Inggris melalui Champions TV 5 & Champions TV 6 dengan membeli Paket Liga Inggris.
Paket Liga Inggris dapat dibeli melalui toko online resmi Nex di Shopee, Tokopedia, Lazada, dan TikTok Shop.
Jangan lewatkan setiap pertandingan Coventry City dan keseruan Premier League 2026/27 hanya bersama Nex.